Langsung ke konten utama

Penentuan Posisi di Muka bumi
A.    Koordinat pada muka Bumi
1.      Koordinat di langit
Penentuan tempat – tempat di langit
a)  Kutub utara langit
Karena dibumi itu tidak ada titik yang kekal tempatnya terhadap bola langit, atau hanya bintang – bintang sejati saja yang tak berpindah – pindah tempatnya, maka diambilah suatu titik dekat bintang polaris dari rasi bintang Ursa minor, yang hampir – hampir tidak mengikuti perputaran sehari – hari bintang sejati lainnya, untuk ditetapkan sebagai titik pangkal. Peredarn semu ini disebabkan oleh rotasi bumi pada porosnya. Dan titik yang tak ikut berputar ini disebut kutub utara langit
b)  Kutub selatan langit
Adalah titik yang dapat dicari dengan rasi bintang layang – layang bintang Zuiderkruis, orang Jawa menyebutnya dengan nama bintang Gubug Penceng.
c)  Sumbu Bumi
Garis khayal yang menghubungkan kedua kutub disebut sumbu langit dan nampaknya seluruh bola langit dengan bintang – bintangnya dan matahari berputar dari timur ke barat karena rotasi bumi, dari barat ketimur (sebaliknya).
d) Khatulistiwa langit
Untuk menentukan letak suatu bintang sebelah utara atau selatan (deklinasi), ditarik lingkaran (tegak lurus) pada sumbu langit yang disebut khatulistiwa langit yang membagi dua sama besar bola langit belahan selatan dengan layang – layang dan belakang utara dengan bintang polaris tadi
e)  Absis dan Ordinat
1) Ordinat
Untuk mengetahui letak suatu titik, begitu pula sesuatu bintang harus diketahui absis dan ordinatnya ordinat bintang disebut deklinasi utara, dihitung dari 00 – 900 utara (positif) diatas bidang khatulistiwa langit 00 - 900 selatan (negatif). Jadi titik ordinat itu terletak deklinasi yang sejajar dengan khatulistiwa langit.
2) Absis
Ordinat saja tidak dapat menentukan letak bintang, karena bintang – bintang yang berdeklinasi 200 utara itu misalnya, tak terhitung banyaknya, ialah tiap titik disepanjang lingkaran deklinasi 200 utara.[1]
2.      Koordinat panjang dan lebar geografi
Koordinat ini berguna untuk menentukan kota tempat di bumi, digunakan panjang geografi (absis) dan geografi (ordinat).
a)      Garis-garis lintang
 Garis – garis (lingkaran) yang melintang dari barat ke timur disebut garis lingkaran lintang..
b)      Garis-garis bujur
 Disamping lingkaran lintang tersebut melukiskan lingkaran yang membujur dari kutub utara kekutub selatan.
c)      Panjang geografi
Panjang gegrafi adalah busur khatulistiwa di hitung dari 00 sampai 1800, disebut juga garis bujur, dan digunakan untuk menentukan letak kota/ tempat di sebelah barat atau disebelah timur.
d)      Lebar geografi
Lebar geografi adalah garis lingkaran bumi yang sejajar dengan khatulistiwa, yang dihitung dari 00 di khatulistiwa sampai 900 dikutub bumi, juga disebut garis lintang, dan digunakan untuk menentukan letak kota.
e)  Bukti lebar geografi sama dengan tinggi kutub
Bukti Lebar Geografi sama dengan tinggi kutub artinya, jika kutub langit diketahui, maka lebar geografi atau lintang kota dapat diketahui.
g) Lintang tengah dan meridian tengah
Suatu daerah atau negara dapat ditentukan paralel tengah / lintang tengahnya dan merdian tengah / bujur tengahnya.[2]
Dapus: Adam Malik. 2017. Ilmu Pengetahuan Bumi dan Antariksa. Bandung
Tjasyono, Bayong. 2008. Ilmu Kebumian dan Kebumian. Departemen Pendidikan Nasional:Rosda.


[1] Adam Malik, Ilmu Pengetahuan Bumi dan Antariksa, Bandung, 2017, hlm.  82-83.
[2] Tjasyono, Bayong, Ilmu Kebumian dan Kebumian, Departemen Pendidikan Nasional:Rosda, hlm. 80

Komentar